Munas ke-2 Asosiasi Kajian Budaya Indonesia Berjalan Sukses di UNS Solo: Tegaskan Sinergi Profesi dan Penguatan Akreditasi

SURAKARTA — Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 Asosiasi Kajian Budaya Indonesia (AKBI) berlangsung sukses dan khidmat pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Program Studi S-3 Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS dipercaya sebagai tuan rumah dan panitia lokal penyelenggara perhelatan nasional para akademisi kebudayaan lintas perguruan tinggi se-Indonesia tersebut.

Suasana Munas ke-2 AKBI di UNS Solo
Suasana Sidang Munas ke-2 AKBI di Universitas Sebelas Maret, Jumat (16/10/2026).

Pemilihan Aklamasi Ketua Umum Periode 2026–2029

Dalam agenda utama Munas ke-2 ini, seluruh delegasi anggota secara aklamasi memilih kembali Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. sebagai Ketua AKBI periode 2026–2029. Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sekaligus alumnus Prodi Doktor Kajian Budaya FIB Universitas Udayana tersebut sebelumnya telah memimpin organisasi pada periode pertama sejak pembentukannya.

Dalam laporan pertanggungjawabannya, Dr. Yuliawan menyampaikan bahwa selama tiga tahun masa bakti awal (2023–2026), AKBI berhasil menuntaskan fondasi kelembagaan yang kokoh. Capaian tersebut mencakup legalitas formal berupa akta pendirian organisasi, hymne/lagu resmi AKBI, portal web resmi, jejaring kemitraan antarkampus, serta konsistensi pelaksanaan seminar ilmiah berkala tingkat nasional dan internasional.

Dr. Yuliawan Kasmahidayat Ketua AKBI
Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. menyampaikan laporan kepengurusan dan arah kebijakan AKBI 2026–2029.

Rencana Pendirian LSP Kebudayaan dan Penguatan LAMHUM

Memasuki periode kepengurusan kedua, AKBI mencanangkan lompatan program kerja yang lebih berdampak nyata bagi dunia akademik dan industri kebudayaan. Salah satu agenda strategis yang disepakati adalah perintisan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di bidang kebudayaan dan pariwisata budaya berstandar BNSP guna menjembatani kompetensi lulusan program sarjana hingga doktoral kajian budaya.

“Usulan pendirian LSP ini menjadi langkah krusial agar kepakaran bidang kajian budaya diakui secara profesional dan memiliki dampak langsung bagi tata kelola pariwisata dan warisan budaya Indonesia. Rekomendasi ini akan segera kami matangkan bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota,” tutur Dr. Yuliawan.

Anggota Dewan Pengawas AKBI, Prof. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. (Koordinator Program Studi Doktor Kajian Budaya FIB Universitas Udayana), menyambut gembira hasil munas dan menegaskan komitmen AKBI untuk memperkuat posisi di tingkat nasional.

Sambutan Prof. I Nyoman Darma Putra
Prof. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. menyampaikan sambutan pembukaan mewakili Dewan Pengawas AKBI.

“Mari jadikan AKBI sebagai rumah bersama untuk berkreasi dan bekerja meningkatkan profesionalisme pendidikan Kajian Budaya yang berdampak (impactful). Kami juga mendorong AKBI untuk berperan aktif dalam Lembaga Akreditasi Mandiri Humaniora (LAMHUM) guna mengawal peningkatan mutu dan peringkat akreditasi program studi Kajian Budaya di seluruh Indonesia,” tegas Prof. Darma Putra.

Apresiasi Tuan Rumah S-3 Kajian Budaya FIB UNS

Prof. Darma Putra secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Prof. Dr. Sri Kusumo Habsari, M.Hum., Ph.D. selaku Koordinator Program Studi S-3 Kajian Budaya FIB UNS dan seluruh panitia lokal atas fasilitas representatif dan sambutan hangat selama kegiatan berlangsung di Surakarta. Rangkaian Munas diawali dengan malam resepsi ramah tamah hangat di UNS Tower pada Kamis malam (15/10/2026).

Pengurus Pusat dan Panitia Munas AKBI di UNS
Pengurus dan Panitia Munas ke-2 AKBI (dari kiri ke kanan: Dr. Vanesia Amelia Sebayang, Dr. Sri Hartiningsih, M.M., Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si., Prof. Dr. Sri Kusumo Habsari, Ph.D., dan Prof. I Nyoman Darma Putra, M.Litt.).

Munas ke-2 AKBI dihadiri secara hibrida oleh delegasi dari berbagai universitas di seluruh penjuru Indonesia, membentang dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi. Keberhasilan penyelenggaraan ini menegaskan peran strategis S-3 Kajian Budaya FIB UNS sebagai simpul utama kolaborasi keilmuan dan advokasi kebijakan kebudayaan di tingkat nasional.

Resepsi Munas AKBI di UNS Tower
Malam resepsi dan jamuan hangat delegasi Munas ke-2 AKBI di UNS Tower.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru